Pilkadalembata's Blog
Jangan Malu Bicara Kalau Mau Jadi Pemimpin

Paket Murni Jakarta: Wacana untuk Kepentingan Siapa?

Herman Loli Wutun

Genderang pilkada Lembata, kini tinggal menghitung hari untuk ditabuh oleh DPRD Lembata. Awal Desember ini, tahapan pilkada Lembata sudah dimulai dengan penyampaian akan berakhirnya masa jabatan bupati dan wakil bupati di sidang paripurna DPRD Lembata. Di luar sana, hiruk-pikuk dan kasak-kusuk mengenai para kandidat semakin naik saja tensinya. Pertanda, semua orang menaruh harapan yang besar pada ajang lima tahunan yang sangat menentukan nasib kabupaten kecil ini di masa yang akan datang.
Dalam kaitan dengan Pilkada Lembata, dari Jakarta dilaporkan bahwa tengah bergerak sebuah skenario penyelamatan Lembata yang berlabelkan Paket Murni Jakarta. Tak pasti, siapa yang berada di balik skenario ini dan untuk siapa skenario ini dimainkan. Gerakan ini bahkan telah membukan sebuah akun di situs jejaring sosial, facebook. Dari akun ini, pernah tertulis status “Dukung Herman Wutun dan Viktus Murin sebagai bupati dan wakil bupati Lembata berikutnya.”
Tidak banyak yang bisa didapatkan oleh Pilkadalembata ketika mengkonfirmasi sejumlah pihak di Jakarta dan Lewoleba. Namun, jika status di akun itu betul mewakili gerakan yang kini tengah dibangun, maka patut diduga skenario ini boleh jadi berasal dari kubu Herman Wutun. Pasalnya, di beberapa kesempatan, Herman menyatakan secara lugas, tidak akan menggandeng calon wakil bupati dari kalangan birokrat ataupun politisi yang selama ini berdomisili di Lembata.
“Pak Herman memang sangat hati-hati dalam menentukan siapa wakilnya. Tapi saya tidak tahu, apakah memang beliau tengah melancarkan sebuah skenario yang disebut sebagai Paket Jakarta Murni itu,” ujar seorang tokoh mahasiswa Lembata di Jakarta kepada Pilkadalembata.
Mengandaikan saja, jika Herman yang Ketua Induk Koperasi Unit Desa (INKUD) ini yang tengah menggelindingkan isu ini ke publik, dapat dipahami sebagai sebuah kewajaran. Pasalnya, Herman dengan jam terbangnya di dunia bisnis tentu membutuhkan calon pendamping yang bisa mengimbangi yang bersangkutan. Pada posisi seperti ini, Herman akan sulit menemukan sosok birokrat maupun politisi lokal sebagai tandemnya di kursi pemerintahan.
Konon, kabarnya Herman padamulanya mengincari Paulus Doni Ruing sebagai calon pendampingnya. Namun, ia bertepuk sebelah tangan setelah Paulus justru memilih turun gunung sendiri dan melakukan sosialisasi di Lembata selama beberapa bulan belakangan ini. Lepas dari Paulus, Herman banting setir ‘menuju Tanjung Leur’ dan mendekati Viktus Murin, putera Alex Murin, tokoh pejuang otonomi Lembata. Sayangnya, Herman kembali kandas dengan niatnya menggandeng Viktus lantaran Viktus tidak bersedia di posisi nomor dua. Pilihannya jika maju, mesti nomor satu. Kalau nomor dua, ia akan mundur.
“Mungkin orang mengatakan bahwa cara berpolitik saya terlalu kaku. Tetapi menyelamatkan Lembata, Anda harus punya otoritas yang jelas, tegas agar kita bisa melakukan perubahan. Itu sebabnya, saya merasa tanpa beban dan target dalam urusan Pilkada ini,” ujar Viktus dalam sebuah diskusi dengan Pilkada Lembata by phone baru-baru ini.
Nah, dengan kondisi ini maka jika benar Herman berada di balik isu Paket Murni Jakarta ini, ia kini pastinya tengah kesulitan mencari calon wakil bupatinya. Paling tidak masih ada nama yang berasal dari Jakarta, seperti Hasyim Jou, Ferdinand Lamak, dan beberapa anak muda lainnya. Namun, apakah mereka akan dipilih untuk mendampinginya? PL

No Responses to “Paket Murni Jakarta: Wacana untuk Kepentingan Siapa?”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: