Pilkadalembata's Blog
Jangan Malu Bicara Kalau Mau Jadi Pemimpin

Mendiskusikan Pilkada di Facebook

Masuknya situs jejaring sosial macam facebook, twitter atau yang lebih awal, friendster ke wilayah pelosok termasuk Lembata, membuat berbagai hal bisa diinformasikan secara cepat dan realtime. Maka, diskusi mengenai Pilkada Lembata pun menjadi lebih ramai dibicarakan di ranah ini.

Namun, sayangnya dari beberapa nama yang disebut-sebut akan maju dalam Pilkada Lembata 2011 ini, tidak banyak yang aktif dalam urun rembug tentang Pilkada Lembata, pun tentang konsep atau ide apapun yang bisa diusung oleh siapapun yang tepilih.Terlepas dari gaya atau pola berpolitik, namun hal ini bisa menjadi salah satu tolok ukur bagaimana kesediaan pemimpin untuk membangun dikursus dengan siapapun melalui medium manapun.

Fred Wahon, anggota DPRD Lembata dari PPRN ini tampak yang paling aktif memposting apapun yang berkaitan dengan Lembata, kabar baik maupun kabar tidak baik, dia kabarkan melalui account facebook ataupun group yang dia buat di facebook khusus membicarakan Pilkada Lembata 2011. Fred sendiri diebut-sebut sebagai salah satu kader muda Lembata yang sedikit banyak telah berkeringat dalam berbagai persoalan Lembata selama ini.

Yang dilakukan Fred justru sedikit berbeda dengan calon lain yang sudah sejak dinihari menyebarkan brosur atau pamlflet tentang niat serta visi misinya sebagai salah satu yang akan berpartisipasi di dalam Pilkada Lembata 2011. Bersangkutan adalah Herman Loli Wutun, Ketua INKUD yang lebih banyak memilih bergrilya di lapangan menghimpun dukungan. Meski nyaris terlihat online di facebook saban malam, sejumlah anak muda dan mahasiswa Lembata mengeluhkan respons-nya atas sapaan dan ajakan dikusi kepada yang bersangkutan.

“Saya kirim pesan tapi dia tidak pernah jawab le….padahal kalau dia mau rendah hati saja, kan bisa kita dskusi banyak hal to? Tida tau dia mau maju dengan siapa, ya orang Lembata tau to siapa itu bapa ini. KUD di Lembata selama ini maju atau tida? Itu to yang orang akan tanya waktu dia turun kampanye,” kata  seorang mahasiswa asal Atadei di Malang kepada PILKADA LEMBATA.

Di account facebook Pilkada Lembata 2011, tidak banyak partisipan yang berdiskusi di sana. Hanya ada beberapa tautan dan wall poting yang bisa dibaca di sana. Sonny Keraf, putera sulung Piter Keraf kerap memberikan comment di sana. Ia kerap bersahut pendapat dengan Cornel Nunang, ketua DPC PAN Lembata yang sudah mengumumkan jika dia tidak berkeinginan maju dalam Pilkada Lembata.

Sepinya ranah maya dari nama-nama kandidat bakal calon bupati Lembata selama ini, mulai berbalik arah ketika di wall Fred Wahon, ditautkan sebuah alamat blog yang berisikan13 nama calon bupati plus release tentang kegiatan diskusi yang akan dilakukan oleh penyelenggara. Berikut, kutipan konten dari weblog itu…..

MENGGAGAS LEMBATA BARU”

Inilah Bakal Calon Bupati Lembata periode 2011-2016:
1. Andreas Nula Liliweri
2. Yohanes de Rosary
3. Herman YL Wutun
4. Fredrikus Wilhelmus Wahon
5. Yosep Meran Lagaor
6. Bediona Philipus
7. Viktus Murin
8. Lukas Lipataman Witak
9. Atanasius Amuntoda
10. Petrus Langoday
11. Yohanes Lake
12. Yohanes Vianey K. Burin
13. Andreas Sinyo Langoday

Ketua FORKOMA PMKRI CABANG LEMBATA, Rafael Rabu Nihan dan Ketua Panitia Diskusi antar Balon Bupati, Yosep Kia alias Yongky sedang merencakan diskusi bertajuk: MENGGAGAS LEMBATA BARU yg akan menghadirkan ketigabelas orang Balon Bupati tersebut. Yongky menyebutkan bahwa kegiatan direncanakan berlangsung di Lewoleba, pada tanggal 1 Juni 2010 mendatang.

Postingan ini langsung mendapatkan tanggapan dari sejumlah komentator sesama fesbuker. Anak Tanah misalnya langsung menimpali dengan komentar tentang masuknya nama Fred Wahon di dalam list ini. Dia menyarankan agar Fred menimbang lagi jika hendak maju ke Pilkada kali ini.

Komentator lain, Philips Keban menimpali, harapannya agar Fred bertahan dulu di lembaga legislatif lima tahun ini. “Siapa saja mau maju tapi ingat punya kemampuan tidak untuk memimpin sebuah kabupaten yang masih tergolong muda ini? Tapi untuk kaka biar tidak usah ikut dulu di panggung 2011 ini. Tetaplah menjadi wakil rakyat yang duduk di parlemen,” demikian kutipan pernyataan Philips Keban dari wall Fred Wahon.

Di wall yang sama, ikut juga Edi Lamak memberikan komentarnya. Pasangan Pieter Keraf dalam pilkada Lembata 2006 yang lebih banyak menghabiskan waktu di luar Lembata ini menimpali tautan di atas dengan cukup panjang. Lamak mengusulkan agar forum diskusi para calon ini sebaiknya diupayakan agar mengakomodasi berbagai pihak yang mungkin belum masuk dalam list yang ditayangkan di atas.

Ia juga menyarankan agar dibuatkan juga forum tersendiri bagi para bakal kandidat ‘Wakil Bupati’ mengingat jika kesiapan lewat forum-forum begini hanya lebih diprioritaskan pada posisi top/bakal calon bupati. Ia secara pribadi khawatir dengan kesiapan calon wakil masing-masing. Pertanyaan yang diajukan oleh Lamak, sanggupkah mereka (para calon wakil bupati) menjadi pelapis yang propper (layak) dan sesewaktu bisa mengamankan kepemimpinan jika berhadapan dengan force majeure/keadaan memaksa.
“Nah, jika forum-forum seperti ini mampu menjadi etalase yang bebas kepentingan personal atau kelompok, maka bukan tidak mungkin, kandidat-kandidat yang tepat untuk berpasang-pasangan dari sisi pertautan visi dan horison perubahan Lembata ke depan, bisa berjodoh melalui forum seperti ini,” sambung Lamak.

Jika hendak mengidentifikasi maka, mereka yang memiliki tali temali dengan urusan Pilkada Lembata 2011 di facebook, baru Fred Wahon dan Edi Lamak. Kita masih menunggu agar kandidat lain seperti Herman Wutun, Polce Ruing, Viktus Murin, John Lake, dan semua yang sudah disebut-sebut selama ini untuk mau ‘keluar kandang’ membuka ruang berdiskusi dengan ribuan orang Lembata yang sudah memiliki account di facebook ini.

Diskusi sesungguhnya adalah diskusi di ebang atau orin di kampung-kampung dengan rakyat desa. Tetapi sembari itu, bukankah percikan ide dan saran bia Anda dapatkan melalui diskusi di forum-forum yang ada di internet begini? Toh, bagaimana pun facebook juga telah menjadi sebuah medium yang bisa diakses oleh siapa saja di mana saja kan?

Penulis    : Ata Ile

One Response to “Mendiskusikan Pilkada di Facebook”

  1. Siapapun calon bupati lembata, yang penting adalah punya keberanian untuk memberantas korupsi yang merajalela di kalangan birokrat Lembata. Dan mampu mendorong peningkatan kualitas pendidikan di lembata, krn untuk membangun lembata, kuncinya ada pada kualitas SDM Lembata itu sendiri.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: